judul gambar
DaerahKesehatanPemerintahan

Wali Kota Banda Aceh Serius Hadapi Ancaman Covid-19 Untuk Putuskan Mata Rantai Penularan

ABN.Id| Banda Aceh– Pemerintah Kota Banda Aceh tampak sangat serius dalam menghadapi ancaman covid-19 yang masih melanda Masyarakatnya dan Aceh umumnya. Sejumlah anjuran dan insteruksi pun turut dilayangkan kepada publik agar mematuhi anjuran protokol kesehatan Covid-19.

Tak cuma itu, dalam rangka menyambut idul fitri 1442 H yang jatuh pada 12 Mei 2021, Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman, SE, AK turut meniadakan kegiatan Open House di Rumah dinasnya, mengingat anjuran pemerintah untuk menghindari kerumunan manusia sejalan dengan masih maraknya angka masyarakat yang terpapar Covid-19 baik di Banda Aceh maupun di sejumlah daerah di Aceh maupun Indonesia.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, hingga hari ketiga idul Fitri 1442 H, tercatat angka warga terpapar Covid -19 bertambah 12 orang dan dan dalam dua hari berturut turut usai lebaran juga tercatat 2 orang meninggal dunia yang diduga disebabkan oleh serangan Covid-19.

Wali Kota Minta Warga Terus Patuhi Prokes

Aminullah Usman (Walikota Banda Aceh -read) meminta warga agar terus mematuhi protokol kesehatan (prokes) guna menekan angka penyebaran virus Covid-19.

“Jangan lengah, pandemi masih berlangsung. Kita semua harus tetap waspada dan tidak sepele. Terus patuhi protokol kesehatan,” kata Aminullah.

Sabtu, 15 April 2021, di Pendopo.
Pascalibur panjang lebaran, dirinya mengaku khawatir terjadinya lonjakan angka positif. Namun dirinya atas nama pemerintah Kota Banda Aceh telah mengimbau kepada masyarakatnya maupun masyarakat umum agar dapat lebih ekstra dalam menjalankan anjuran Prokes Covid-19.

“Imbauan dan larangan, serta pengawalan telah kita lakukan agar warga tidak mudik lebih dari zona yang ditentukan,” ujar mantan Dirut Bank Pemerintah Daerah (BPD) Aceh ini.

Aminullah menyebutkan, sepekan terakhir, angka penularan menunjukkan tren menurun, diiringi dengan angka kesembuhan yang kian meningkat.

“Rata-rata setiap harinya ada 20 orang yang sembuh. Dan yang meninggal dunia pun bertambah,” ungkapnya.

Guna menekan angka penyebaran, Aminullah pun memerintahkan Tim Siaga Covid-19 kota gencar merazia tempat-tempat yang ramai yang tidak menerapkan prokes dengan semestinya.

“Mohon kita indahkan aturan prokes yang berlaku. Kita harap situasi kembali mebaik, dan aktivitas bisa normal seperti biasanya,” pesan Aminullah Usman.

Tak Gelar Open House

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman tidak menggelar open house pada Idul Fitri 1442 H. Aminullah dan Ketua TP PKK Nurmiati AR memilih berlebaran di rumah bersama keluarga dan beberapa stafnya.

Pendopo wali kota di kawasan Blang Padang pun tertutup rapat. Tidak tampak masyarakat yang berkunjung ke sana untuk berhari raya dengan orang nomor satu Banda Aceh tersebut.

Usai shalat Ied, Kamis (13/5), ia dan keluarga hanya menerima tamu pribadi dari kalangan famili dan para pejabat jajaran Pemko di kediaman pribadinya di Lampaseh Aceh, Banda Aceh.

“Kita sengaja tidak menggelar open house agar tidak terjadi kerumunan. Ini upaya kita menekan penyebaran Covid-19,” kata Aminullah Usman, tulis salah satu media online produksi Aceh, edisi 17 Mei 2021.

Selain keluarga wali kota hanya menerima tamu secara terbatas. Hanya tampak beberapa Kepala SKPK jajaran Pemko yang bertamu. Itupun dilakukan dengan penerapan prokotol kesehatan (prokes) ketat.

Wali Kota Aminullah menerima mereka di area lapangan tenis pribadi miliknya, di samping bangunan utama kediaman pribadinya. Lapangan tenis tersebut lebih luas sehingga mudah mengatur jarak. Di pintu masuk terdapat beberapa wastafel untuk digunakan tamu mencuci tangan. Juga lengkap tersedia dengan sabun. Di sana juga tersedia hand sanitizer plus alat tes suhu otomatis.

Wali kota berharap, meskipun dibatasi tapi tidak mengurangi makna dari perayaan hari kemenangan tahun ini.

“Mohon maaf kepada masyarakan karena situasi Covid-19, kita tak bisa berlebaran seperti biasanya. Juga untuk teman dan mitra wali kota, bisa menggunakan medsos untuk bersilaturahmi. Insya Allah akan saya jawab sendiri setiap pesan yang masuk.” papar media Amin, panggilan akrab Aminullah Usman.

Wali kota juga mengajak semua pihak untuk memutus mata rantai Covid-19 yang harus dilakukan secara bersama-sama.

“Karenanya saya harap masyarakat ikut berpartisipasi. Caranya mematuhi prokes yang telah dianjurkan pemerintah. Memakai masker, tetap jaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari keramaian,” demikian pesan dan tutup Aminullah.

Sementara dari Jurubicara Covid-19 Provinsi Aceh, Saipullah Abdul Gani, tampak setiap hari melaporkan angka peningkatan terpaparnya Covid-19 di Aceh.

Secuali melaporkan perkembangan penanganan Covid-19, Pemerintah Aceh juga melaporkan sejumlah kegiatan upaya pencegahan yang dilakukan baik langsung maupun tidak langsung, termasuk prosesi penanganan pasien rawan yang sedang dijalani di sejumlah rumah sakit yang ada di Aceh. (Dahlan)

Show More
judul gambar judul gambar judul gambar judul gambar judul gambar

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button