judul gambar
Peristiwa

Terkait Sengketa Dengan PLN, Masyarakat Mengadu ke Dewan

ABN.Id| Aceh Tengah – Perwakilan masyarakat yang terdiri dari kampung Sanehen, Wih Sagi Indah, Wihni Bakong, Wih Pesam dan Lenga kembali mendatangi kantor DPRK Kabupaten Aceh Tengah, di Takengon, Kamis (29/4).

Tujuan masyarakat mendatangi kantor DPRK Aceh Tengah saat itu adalah untuk menanyakan kejelasan tentang porsil tapak rumah yang terletak di kampung Sanehen.

Masyarakat diterima oleh anggota DPRK Aceh Tengah dari Komisi A, Sahrul dan Samsudin yang membidangi tentang Pemerintahan dan Pertanahan.

Dalam kesempatan itu masyarakat mengadukan pihak terkait yang menangani urusan pertanahan tersebut di porsil yang belum dibayar oleh pihak PLN.

Pada kesempatan tersebut sejumlah warga juga menunjukan sejumlah bukti autentik kepada Anggota Dewan dan Publik yang hadir saat itu.

“Kami masyarakat tidak menghambat pembangunan, tapi kami juga tidak mau dirugikan, jika memang PLN ada data rill maka masyarakat akan ukur ulang tanah yang sudah dibebaskan tersebut,” ujar salah seorang warga dari tim tersebut.

Dalam Audiensi tersebut tampak hadir usur dari pihak PLN, Unsur Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Tengah, Masyarakat dan Anggota DPRK Aceh Tengah dari Komisi A.

Sekilas informasi yang berhasil dihimpun media ini, Permasalahan tanah antara PLN dan Masyarakat dari sejumlah Gampong di Aceh Tengah itu, disebut sebut akibat molornya pengukuran yang seharusnya dilakukan oleh pihak Dinas PUPR setempat.

Disebut-sebut permasalahan ini sudah terjadi sejak 20 tahun silam. Pada tahun 1998 pihak PLN telah membayar sejumlah item bagian dari tanah warga tersebut, seperti kolam ikan, tanaman. Namun untuk porsil tapak rumah warga yang berdampak belum dibayar karena belum mendapat jumlah volume yang pasti.

“Pihak PUPR sudah berjanji akan segera melakukan pengukuran, tapi hingga hari ini belum kunjung tuntas,” ujar salah satu warga dari rombongan tersebut saat itu.

Rombongan wakil masyatakat dari sejumlah gampong itu dan pihak PLN serta unsur pertanahan setempat, melakukan audiensi di salah satu ruang di Gedung DPRK setempat, namun hingga berita ini dipublis belum diketahui hasil yang diperoleh dari audiensi tersebut. (Redaksi)

Editor : Dahlan
Koresponden : Mur

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button