judul gambar
PeristiwaSuara Rakyat

Soal Dua Jenazah Warga Aceh di Cilacap, YARA Desak Kemenkumham Bertangungjawab

ABN.Id| Banda Aceh – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak Kementerian Hukum dan HAM bertanggungjawab atas pemulangan dua jenazah warga Aceh yang meninggal dunia dalam menjalani hukuman di Nusakambangan, Cilacap Jawa Tengah.

Tak hanya itu, YARA juga mengirim pesan kepada Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo, terkait persoalan belum dipulangkan dua jenazah warga Aceh oleh pihak terkait ke Kampung asalnya dengan dalih tidak ada anggaran untuk pemulangan jenazah tersebut.

Melalui rilis yang diterima media ini YARA menuliskan bahwa hasil imvestigasi pihaknya ke lokasi, ditemukan dua jenazah warga Aceh atas nama Syarifuddin Bin Ibrahim (45) asal Lhokseumawe, Zefri Syarifuddin (29) asal Gayo Lues. Keduanya meninggal saat menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Karang Anyar, Nusakambangan, Cilacap Jawa Tengah.

YARA mengaku, pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak Lapas dan Rumah sakit tempat disemayamkan kedua Jenazah tersebut, namun semua pihak mengaku tidaka ada anggaran untuk pemulangan Jenazah kedua Narapidana asal Aceh tersebut.

“Saya sudah berkomunikasi dengan pihak Lapas dan RSU Cilacap untuk segera memulangkan jenazah keduanya ke kampung halamannya, namun semua mengaku tidak punya biaya pemulangan kedua jenazah tersebut,” Tulis YARA dalam rilisnya, Minggu (7/3).

“Kalau seperti itu Dirjen PAS harus bertanggung jawab juga memulangkan janazah mereka, jangan hanya bisa memindahkan saja tapi tidak bertanggung jawab memulangkannya” tegas YARA lagi.

Menurut YARA, kedua Narapidana yang kini sudah terbujur kaku itu, sebelum dipindahkan ke Nusakambangan keduanya dalam keadaan sehat-sehat saja, dan saat wacana pemindahan ke Lapas Karang Anyar, pihaknya sempat melayangkan protes kepada pihak terkait, mengingat pemindahan tersebut dinilai tidak sesuai Struktur Operasional Prosedur (SOP).

Tidak cuma mendesak pihak Kemenkumham untuk bertangungjawab pemulangan kedua Jenazah tersebut ke Kampung asal Jenazah, YARA juga mengirim pesan kepada Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo, dengan harapan pimpinan tertinggi negara itu dapat merespon pemintaan tersebut dan segara merealisasi pemulangan kedua jenazah dimaksud untuk dikembumikan di Kampung asal Jenazah.

“Kami berharap pesan ini sampai ke Presiden Jokowi, karena hanya kepada Beliau, Rakyat Indonesia bisa berharap mendapatkan hak konstitusionalnya, dan harapan kami agar jenazah kedua warga Aceh tersebut dapat segera pulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya, karena keluarganya juga sudah menunggu jenazah kedua terpidana tersebut,”demikian Tuis YARA Aceh.

Terkait dengan persoalan yang berujung desakan YARA terhadap Kemenkumham RI itu, hingga berita ini dipublik. Redaksi belum mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait. (Redaksi)

Editor : Dahlan
Sumber : Pesan Elektronik Humas YARA

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button