judul gambar
Kesehatan

Rutan Jantho Berikan Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Bagi WBP

Berita Nasional Aceh- Aceh Besar| Dalam rangka mencegah penularan Corona Virus yang semakin tinggi akhir-akhir ini Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Jantho, menggelar Vaksinasi Sinovac kepada Warga Binaan Pemasyarakat, di lingkungan Rutan setempat di Kota Jantho Aceh Besar, Selasa (13/7).

Imunisasi anti Corona Virus tersebut ditangani oleh tim Petugas Kesehatan dari Puskesmas Kota Jantho yang dipimpin oleh dr Yunita Evawati Manik.

Vaksinasi tahap pertama ini dilakukan kepada 107 orang dari 117 orang yang didaftar, diantarnya terdiri dari 78 Warga Binaan Rutan Jantho, 17 Orang keluarga Petugas Rutan dan 12 Orang Petugas Rutan untuk vaksin lanjutan dan 10 orang ditunda vaksinasi karena mengalami gangguan kesehatan dan telah usai vaksin pertama selama di tahanan Polres.

Kepala Rutan Kelas II B Jantho, Ir Bambang Waluyo, kepada media ini mengatakan seiring dengan instruksi dari Kemenkumham RI melalui Kanwil Kemenkumham Aceh seluruh WBP harus diberikan Vaksin pendukung pencegahan ancaman Corona Virus.

Untuk gelombang pertama Rutan Jantho melakukan Vaksinasi kepada 78 Orang WBP dan sisanya akan dilanjutkan pada gelombang selanjutnya.

“Untuk gelombang pertama ini kita lakukan vaksinasi kepada 78 orang WBP, Keluarga Petugas Rutan, prioritas WBP yang sudah memiliki nomor identitas yang jelas berupa NIK, sedangkan yang belum ada akan kita koordinasi dengan keluarganya dan disdukcapil setempat, setelah itu baru kita arahkan untuk vaksin,” kata Bambang Waluyo.

Ditanya soal waktu pelaksanaan vaksinasi selanjutnya, Bambang belum dapat memberikan waktu pasti mengingat keputusan pelaksanaan vaksinasi membutuhkan waktu dan kesiapan dari pihak petugas kesehatan dari Puskesmas Kota Jantho, namun ia memastikan mampu merealisasi Vaksinasi untuk 465 WBP sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan oleh Kanwil Kemenkumham Aceh.

“Kita optimis, bila tidak ada kendala apapun dari petugas kesehatan, Vaksinasi dapat terlakasana sebelum batas waktu yang telah ditetapkan oleh Kanwil Kemenkumham Aceh,” ujarnya Optimis.

Terkait dengan kendala dalam persiapan pelaksanaan Vaksinasi untuk WBP, Bambang Waluyo, mengaku tidak ada kendala yang berarti, mengingat seluruh Warga Binaan sudah memahami akan pentingnya Vaksinasi anti Covid-19 tersebut.

“Usai kita lakukan sosialisasi secara detil dan jelas WBP tidak menolak lagi untuk menerima vaksinasi Sinovac itu, malah diminta untuk dapat dilaksanakan sekaligus, tapi faktor kesiapan tenaga kesehatan yang terbatas, terpaksa dilaksanakan secara bergelombang,” demikian papar Bambang Waluyo.

Sementara Irwan Maulana, salah seorang WBP Rutan Jantho yang dikonfirmasi media ini, mengaku senang dengan mendapatkan pelayanan Vaksinasi Covid-19 dari Rutan, sehingga upaya mengamankan diri dari ancaman Covid-19 telah dijalananinya.

“Alhamdulillah, saya mendapat kesempatan pada gelombang pertama dan hingga saat ini jiwa raga saya aman aman saja,” Aku Irwan, sesaat usai menerima suntikan vaksin dari Petugas Kesehatan yang menangani Vaksinasi Covid-19 di Rutan Jantho saat itu.

10 Orang WBP Gagal Divaksin

Vaksinasi gelombanh pertama yang digelar oleh Rutan Kelas II B Jantho, menjadwalkan vaksnasi dapat dilaksanakan kepada 117 orang, namun akibat faktor kesehatan dan telah usai melaksanakan vaksinasi pertama sebanyak 10 orang ditunda.

dr. Yunita Evawati Manik, yang bertindak sebagai pemimpin tim Petugas kesehatan dari saat itu, menyebutkan bahwa target vaksinator yang akan dilaksanakan pada saat itu sebanyak 117 orang yang terdiri dari Warga Binaan, Keluarga Petugas Sipir, petugas Sipir vaksin lanjutan dan 2 orang diantaranya adalah remaja.

Namun, setelah dilakukan Screning atau tes kesehatan untuk vaksinasi, ditemukan 10 orang diantaranya harus ditunda penyuntikannya karena menderita gangguan kesehatan yang tidak bisa dilakukan vaksinasi sinovac dan telah usai mrlaksanakan vaksin pertama.

“Ada sepuluh orang yang harus ditunda vaksinasi karena faktor kesehatan dan telah melaksanakan vaksin pertama,” kata dr Yunita.

“Dua orang lansia dan tiga orang lainnya usia separuh baya, mereka mengalami penyakit Komorbid dan lima orang lainnya telah menajalani vaksinasi pertama selama di Tahanan Polres, maka harua ditunda vaksinasinya,” demikian terang dr Yunita.

Vaksinasi kepada 117 orang pada gelombang pertama di Rutan Jantho itu juga mendapat pantauan langsung dari Kakanwil Kemenkumham Aceh yang dilakulan oleh Kadiv Pas Kanwil Kemenkumham Aceh, Heri Azhari, Bc.IP, S.Sos.

Pelaksanaan Vaksinasi gelombang pertama di Rutan Jantho itu dilaksanakan dalam dua Ship yakni Ship pagi hingga siang berhasil memvaksin 82 orang dan selebihnya dilakukan usai Siang tadi. (Redaksi)

Penulis: Dahlan
Editor : Chandra S

Show More
judul gambar judul gambar judul gambar judul gambar judul gambar

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button