judul gambar
Suara Rakyat

Perkuat ASWAJA, RTA Aceh Utara Ubah Warkop Menjadi Lokasi Dakwah

ABN.Id| Aceh Utara – Sebagai upaya penguatan terhadap akidah Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja), Pengurus Cabang (PC) Rabithah Thaliban Aceh (RTA) Kabupaten Aceh Utara, dalam waktu dekat akan menggelar kegiatan kajian bulanan perdana dan terbuka untuk umum.

Kajian tersebut diberi tema “Menjadi Aswaja Yang Sesungguhnya”. Sebagai Narasumber akan hadir, Abi Zahrul Mubarrak H.B (Abi Mudi Mesra Samalanga).

Kegiatan kajian tersebug diagendakan akan dilaksanakan di Coffe Rumoh Kupi Aceh, di Mns. Dayah Lhoksukon, Jumat malam (26/2) pukul 20.30 WIB.

Dikabarkan kegiatan tersebut juga akan dikuti oleh Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, Kepala Kankemenag Aceh Utara, H. Salamina, MA, Ketua Majelis Ulul Albab RTA Aceh Utara Tgk. T. Zulfadli H. Ismail serta seluruh Pengurus PC RTA Aceh Utara.

Rais ‘Am (Ketum-read) PC RTA Aceh Utara Tgk. Hafiz Al Mansuri menjelaskan, kajian ASWAJA tersebut bertujuan untuk penguatan ASWAJA di kalangan pemuda dan masyarakat Aceh khususnya Aceh Utara.

“Kajian perdana ini terbuka untuk umum, dengan harapan dapat memperkuat Aswaja agar tidak mudah terdoktrin dari faham liberal di zaman moderen sekarang ini,” terang Hafiz.

Masih kata Tgk. Hafiz, bahwa dengan adanya program kajian bulanan dimaksud, diberharapkan agar semua kalangan masyarakat terutama pemuda mendapat sentuhan dari kalangan dayah untuk perjuangan dakwah.

“Disaat Majelis Tastafi dan Sirrul Mubtadin telah aktif dalam menggandeng para jamaah dari kalangan orang tua, maka RTA Aceh Utara insya Allah akan mengambil bagian dengan menggandeng barisan pemuda agar semua aspek masyarakat mendapat sentuhan kalangan dayah untuk perjuangan Islam” ujarnya lagi.

Sementara itu, Ketua Panitia pelaksanaan Kajian ASWAJA,Tgk. Murhaban kepada media ini menyebutkan, kegiatan pengajian tersebut merupakan salah satu program yang dihasilkan dari Rapat kerja RTA yang digelar beberapa waktu lalu.

“Kajian bulanan ini kita lakukan berdasarkan salah satu program RTA Aceh Utara yang telah kita sepakati saat acara Raker dulu, dan lokasinya kita ambil di ruang publik (Caffe) dengan tujuan ingin merubah warung kopi menjadi lokasi pengajian bagi kaum muda ” papar Tgk. Murhaban.

Pengajian serupa akan laksanakan setiap bulannya berjalan dengan pemateri dan lokasi yang berbeda.

“Kami ke depan akan terus melakukan pengajian di warung-warung kopi atau cafe-cafe secara berpindah-pindah, dan siapa saja boleh ikut pengajian, baik pemuda maupun orang tua, laki-laki dan perempuan, tujuannya kita berusaha merubah warkop atau cafe-cafe menjadi lokasi pengajian,” demikian tutupnya.

Editor : Dahlan
Koresponden: Mur

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button