judul gambar
HukumPendidikan

Penyalahgunaan Dana BOS Afirmasi di Bireuen Makin Terkuak

ABN.Id| Bireuen – Dugaan Penyelewengan Dana Operasional Sekolah Tambahan atau Dana BOS Afirmasi di Kabupaten Bireuen jelas adanya.

Wartawan media ini yang kembali mengkonfirmasi sejumlah pihak termasuk Instansi yangmenangani dunia pendidikan di wilayah itu, bahkan sejumlah kepala sekolah mengaku akan mengembalikan dana tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bireuen yang dikonfirmasi media ini, Senin siang tadi (15/3),melalui Kabid Dikdasnya, Alfian, mengaku hingga saat ini belum ada kepala sekolah yang konfirmasi dengan pihaknya terkait wacana pengembalian sejumlah dana tersebut.

Pun demikian, sambungĀ  Alfian, bila dikembalikan dana yang diduga digelapkan itu bukanlah kepada Dinas Pendidikan setempat, melainkan kepada rekening sekolah bersangkutan.

“Belum ada informasi, kalau pengembalian dana itu, sebenarnya bukan kepada kami (Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olaharga -read), tapi, harus dikemablikan kerekening sekolah bersangkutan dia,” kata Alfian

Sementara sebelumnya, salah seorang kepala Sekolah Dasar di Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen yang menghubungi media ini, mengaku akan segera mengembalikan dana tersebut ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Kepsek ini juga membantah, bahwa sekolahnya bukan tidak merealisasi dana tersebut untuk sejumlah kebutuhan di sekolah tersebut, tapi, karena ada, permasalahan di internal sekolah tersebut terkait pengelolaan dana tersebut yang dinilai tidak sesuai dengan juknis yang harua dipatuhi, maka dana tersebut tidak digunakan dan dibekukan oleh kepala sekolah.

“Akan segera saya kembalikan uang Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi,. Sebesar Rp 60Juta, kepada dinas terkait. Pada dasarnya bukan tidak dimanfaatkan oleh pihaksekolah, tapi karena ada salah satu guru yang inggin berkuasa, makanya saya tidak laksanakan,” demikian dalih Kepsek salah satu SD di kecamatan Kuala ini.

Sebagaimana diketahui pada edisi sebelumnya, media ini telah merilis berita terkait dengan dugaan penyelewengan Dana BOS Afirmasi tersebut, diduga hal tersebut terjadi di sejumlah sekolah penerima BOS Afirmasi sejak tahun 2019 lalu. (Redaksi)

Editor : Chandra D/Dahlan
Koresponden : Reza

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button