judul gambar
DaerahHukumKriminal

Pembunuh Pemuda Lhok Bubon Adalah Warga Nagan, Ini Kronologisnya

Berita Nasional Aceh-Nagan Raya| Patut diapresiasi kepada Polisi Resor (Polres) Nagan Raya karena dalam waktu singkat berhasil mengungkap pelaku pembunuhan yang terjadi di Simpang Peuet, Jumat malam.

Informasi yang diterima media ini menyebutkan bahwa hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (olah TKP) oleh Polres Nagan Raya, Jumat malam (16/7).

“Perkembangan penemuan mayat diduga korban pembunuhan atas nama Khairul Ambya

Kronologis Olah TKP kepolisian

Pada hari Jumat tanggal  16 Mei 2021, sekira pukul 21.40 wib bertempat di jalan Irigasi lorong Pang Bismi dusun Beringin Jaya Desa Simpang Puet Kec. Kuala Kab. Nagan Raya, telah ditemukan satu orang korban a.n. Khairul Ambya dalam keadaan meninggal dunia yang diduga korban pembunuhan atau penganiyaan mengunakan senjata tajam (sajam).

Identitas korban, Pelaku dan Saksi

Nama : Khairul Ambya
Umur : 27 Tahun
Pek : Ek Siswa
Alamat : Ds Lhok Bubon Kec. Sama Tiga Kab.Aceh Barat

Pelaku

1. Nama : Redi Menanda
Umur: 21 Tahun
Pekerjaan: swasta
Alamat: Ds. Sp peut kecamatan Kuala Kab. Nagan Raya.

2. Nama: Risan Calevi
Umur: 21 Tahun
Pekerjaan: swasta
Alamat: Ds. Sp peut kecamatan Kuala Kab. Nagan Raya.

Saksi – Saksi

1. Nama : Edi Saputra
Umur : 22 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Ds. Pulo Kruet Kec. Darul Makmur Kab. Nagan Raya

2. Nama : Tarmizi
Umur : 26 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Ds. Lapang Kec. Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat

Kronologis Kejadian Perkara

Pada hari Jumat sekira pukul 16.00 wib saksi atas nama Edi Saputra bersama dengan korban berangkat dari Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya menuju ke rumah tersangka Redi di Gampong Simpang Peut Kecamatan Kuala, tetapi pelaku tidak ada di rumah, selanjutnya  saksi (Edi Saputra) bersama dengan korban pergi ke rumah Saksi kedua (Tarmizi) di Meulaboh Aceh Barat, sekira pukul 19.00 wib korban bersama dengan ke dua saksi tersebut di atas kembali ke Simpang Puet Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya, mengunakan 2 unit Sepmor guna ingin menjumpai pelaku atas nama Redi, sekira pukul 20.30 wib korban dan kedua saksi berhasil menjumpai pelaku (Redi) dan kemudian pelaku ikut bersama korban dan saksi guna  mengambil uang untuk pembayaran hutang Hand Phone I Phone, yang dijual korban kepada pelaku (Redi) sekira dua pekan sebelumnya dengan harga  sebesar Rp.1.000.000,- (Satu Juta Rupiah).

Pada saat sebelum kejadian itu pelaku (Redi) beralasan, bahwa akan mengambil uang tersebut sama kepala tukang tempat pelaku berkerja, sehingga pada saat itu pelaku dan korban yang pergi.

Sedangkan kedua saksi menunggu di kios depan Indomaret Simpang Peuet, kemudian pada saat jalan pelaku (Redi) dan korban mampir di rumah pelaku lainnya atas nama Risan Calevi.

Pelaku (Redi) meminta sangkur (pisau khusus) kepada pelaku (Risan Calevi)dan selanjutnya bersama korban berboncengan bertiga sampai di Tempat Kejadian Perkara, tepatnya Jalan Pinggir Saluran Irigasi, Desa Simpang Peut, hingga terjadi penganiayaan terhadap korban di sana.

Selanjutnya pada saat kedua saksi  mencoba menghubungi korban akan tetapi tidak ada jawaban, sekira pukul 23.27 wib Saksi (Edi Saputra)  dihubungi oleh saudaranya di Gampong Ujong Pasi Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya serta memberitahukan bahwasannya teman saksi (koban) sudah meninggal dunia.

Mayat khairul Ambya dibuang di pinggir Jalan Raya lintas Meulaboh- Tapak Tuan di Kawasan Simpang Peuet, Nagan Raya dan foto mayat korban sempat beredar dan viral di media sosial dan sekira pukul 23.00 WIB, berbagai media masa pun ikut merilis informasi kamatian Khairul sementara pihak kepolisian sedang menangani perkara tersebut di TKP.

Kronologis Penangkapan

Kerja keras para polisi di jajaran Polres Nagan Raya itu di tengah malam buta saat itu membuahkan hasil manis.

Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara inten, polisi pun memperoleh petunjuk yang tepat dan seketika bergerak menujuk titik target operasi.

Sekira pukul 00.45 WIB polisi mendapat informasi pelaku telah diamankan oleh warga di Gampong Ujong Pasi, Kecamatan Kuala Pasi, Kabupaten Nagan Raya.

Berdasarkan keterangan dari Warga yang mengamankan kedua pelaku. Awalnya kedua pelaku sempat bersembunyi di seputaran Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kedua pelaku melewati rumah Warga atas Nama Nahyan, dan berkat bantuan warga pelaku pun diringkus dan diamankan selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

hasil visum Korban

Korban dibunuh menggunakan senjata tajam, dari hasil visum pihak kepolisian ditemukan sejumlah luka tusuk berbagai titik dan ukuran luka, antara lain adalah di Leher bagian belakang terdapat lukaselebar 3 cm, Punggung belakang bagian tengah luka selebar : 0.5 cm, Punggung kanan bagian tengah terdapat luka selebar 0,5 cm, Punggung kanan bawah luka selebar 1 cm, dan Punggung kanan tengah terdapat luka dengan senjata tajam selebar 1 cm.

Bersama dengan kedua pelaku polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yakni 1 Unit Sepmor KLX BL 6439 EAF (Milik Korban) yang digunakan pelaku saat sebelum kejadian, 1 unit Hp oppo Renno 4, 1 Buah Sangkur (pisau Khusus), 3 pasang Sandal, Tas Samping.,” demikian informasi yang diterima media ini, Sabtu (17/7).

Kedua pelaku kini mendekam di sel tahanan Polres Nagan Raya di Mapolres setempat dan barang bukti telah diamankan oleh Polres Nagan Raya guna untuk proses hukum lebih lanjut. (Redaksi)

Penulis : Dahlan/Zulfikar

Editor: Chandra D

Show More
judul gambar judul gambar judul gambar judul gambar judul gambar

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button