judul gambar
HukumPeristiwa

Kejari Aceh Besar Berhasil Ringkus Terpidana 200 Bulan Penjara Yang Sempat Bebas

Berita Nasional Aceh – Aceh Besar| Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar, berhasil mengamankan terpidana 200 bulan penjara di Kawasan Lamteumen Timur Banda Aceh, Kamis (24/6).

Dikutip dari salah satu media on line produksi Aceh edisi 24 Juni 2021 menuliskan ” Penangkapan terpidana ini dipimpin Kasi Pidum Aceh Besar, Wahyu Ibrahim SH MH, bersama Tim Buser Pidum Kejari Aceh Besar.,”

Sebelumnya, media ini sempat menerima informasi telah keluarnya keputusan Mahkamah Agung terkait kasasi yang dilakukan oleh JPU pasca putusan bebas oleh Mahkamah syari’yah Jantho, beberapa waktu lalu.

Putusan MA RI

Sebebelumnya diberitakan majelis hakim MA Republik Indonesia mengabulkan kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Shidqi Nur Salsa SH dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar.

Amar putusan itu dikeluarkan MA pada 10 Juni 2021.

Pada 10 Juni lalu, MA mengeluarkan putusan Nomor 06/K/AG/JN/2021 yang isinya mengabulkan permohonan kasasi dari pemohon kasasi, yakni jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Aceh Besar.

Putusan kedua, membatalkan putusan Mahkamah Syar’iyah Nomor 21/JN/2021/MS Jth pada 30 Maret 2021 Masehi bertepatan dengan tanggal 19 Syakban 1442 Hijriah.

Dalam putusan itu hakim MA  menyatakan bahwa terdakwa MA bin J terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan sengaja melakukan jarimah pemerkosaan terhadap orang yang memiliki hubungan mahram dengannya sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 49  Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Ketiga, menjatuhkan pidana penjara selama 200 bulan (16,6 tahun) dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah terdakwa tetap ditahan.

Sempat Mencuat Isu Terpidana Kabur

Sehari sebelumnya, salah satu media on line produksi Aceh, juga sempat memberitakan bahwa jika terpidana dimaksud sudah kabur.

Media ini yang melakukan konfirmasi dengan Kasi Pidum Kejari Aceh Besar, membantah isu itu dengan dalih bukan kabur tapi belum berhasil ditangkap.

“[23/6 22:50] Kasi Pidum Baru Kejari Jantho: Kurang tepat
[23/6 22:51] Kasi Pidum Baru Kejari Jantho: Tp pd intinya dia blm berhasil dieksekusi
[23/6 22:51] Kasi Pidum Baru Kejari Jantho: Bsk kt lanjut ya om,” Tulis Kasi Pidum Wahyu Ibrahim, SH, MH melalui pesan Whast Appnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, terpidana 200 bulan atas nama Muhammad Akbar Bin Jasmi, disangkakan telah melakukan perbuatan jatimah terhadap anak kandungnya. Namun dari hasil persidangan di MS.Jth Terpidana mendapat keputusan bebas.

Keputusan bebas yang di Berikan oleh MS Jantho itu sempat mendapat tanggapan beragam dari publik, tidak sampai di situ pihak JPU dari Kejari Aceh Besar mengajukan kasasi dan hasilnya Muhammad Akbar bin Jadmin warga Aceh Besar diputuskan oleh Mahkamah Agung RI mengabulkan Kasasi tersebut dan Muhammad Akbar tetap harus menjalankan hukuman selama 200 bulan penjara atau 16,6 tahun, sesuai dengan Relaas pemberitahuan isi keputusan Kasasi nomor 21/JN/2020/MS.Jth, yang diterima media ini dua hari lalu.

Terkait dengan informasi pengkapan tersebut, Kasi Pidum Kejari Aceh Besar, Wahyu Ibrahim, SH, MH yang dicoba Konformasi melalui pesan WAnya tidak membrikan penjelasan, kecuali hanya mengirim dua buah link berita online. ( Redaksi)

Penulis : Dahlan
Editor : Chandra D

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button