judul gambar
DaerahSuara Rakyat

Diduga Alami Traumatis, M Maulidin Tolak Bersekolah

ABN.Id| Bireuen РMuhammad Maulidin (9) warga Gampong Paya Barat, Kecamatan Peudada Bireuen, duga mengalami taumatis akibat diduga mengalami ancaman fisik saat berada  di lingkungan sekolahnya pekan lalu. Sehingga sejak Kamis lalu hingga saat ini belum mau bersekolah kembali.

Keluarga Muhammd Maulidin yang ditemui awak media Selasa siang tadi, membenarkan anaknya sudah lima hari ini tidak mau bersekolah.

“Anak saya diduga dipukul oleh kepala sekolah, kejadian pada hari Rabu lalu, hari itu saat dia (Muhammad Maulidin) pulang ke rumah, tampak trauma dan menangis, ke esokan harinya dia tidak mau sekolah lagi hingga sekarang,” kata M Yusuf yang saat itu turut didamping oleh istrinya Fatimah di kediamannya di Gampong Paya Barat, Bireuen.

Muhammad Yusuf juga mengaku bahwa telah membawa anaknya ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pelayanan medis, mengingat kondisi anaknya tampak begitu berbeda gelagatnya sejak peristiwa itu terjadi.

“Sehari setelah kejadian, sempat kami bawa anak kami ke Puskesmas Peudada, lalu petugas disana menganjurkan untuk kami melaporkan ke Polisi,” ujar M Yusuf.

Yusuf juga mengaku telah pernah melaporkan periatiwa itu ke pihak kepolisian terdekat, namun laporan tersebut belum dapat diterima dengan dalih tidak ada bekas pukulan ditubuh bocah tersebut.

“Udah pernah saya laporankan, tapi dapat diterima polisi, katanya tidak ada bekas pukulan,” demikian jelas M Yusuf.

Muhammad Mualidin merupakan siswa kelas VI SD di salah satu Sekolah Dasar Negeri 8 Peudada. Amatan media ini saat berkunjung ke kediamannya, tampak Muhammad Maulidin hanya terbaring lemas di rumahnya dan saat dicoba ajak berbicara oleh awak media dan menanyakan “mengapa tidak mau sekolah” Muhammad Maulidin, tidak mau menjawab, tapi hanya memberi isyarat dengan menggeleng gelengkan kepala.

Sementara secara terpisah Kepala Sekolah Dasar Negeri 8 Peudada, Mahdi Amin yang dicoba konfirmasi wartawan media ini melalui Aplikasi Whast APP ke nomor yang biasa digunakannya, Hingga berita ini dirilis belum, media ini belum memperoleh jawaban. (Redaksi)

Editor : Dahlan
Koresponden : Reza

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button